TEOREMA
PYTHAGORAS
Kompetensi Dasar :
3.6. Menjelaskan dan membuktikan teorema
Pthagoras
dan tripel pythagoras.
4.6. Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan teorema pythagoras
4.6. Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan teorema pythagoras
dan tripel pythagoras.
TEOREMA PYTHAGORAS
Rumus
Pythagoras adalah rumus yang digunakan untuk mencari panjang sisi pada sebuah
segitiga siku-siku. Penemu rumus ini adalah seorang ahli matematika dari Yunani
yang bernama Pythagoras.
Teorema
Pythagoras atau yang sering disebut Dalil Pythagoras adalah sebuah teorema yang
menunjukkan hubungan antar sisi pada segitiga siku-siku.
Menurut
Teorema Pythagoras , kuadrat sisi miring segitiga siku-siku merupakan jumlah
kuadrat kedua sisi lainnya.
Secara
matematis ditulis :
Rumus
untuk mencari panjang sisi miring segitiga siku-siku dengan menggunakan rumus
Pythagoras adalah sebagai berikut :
Segitiga
Pythagoras
Kuadrat
sisi AC = kuadrat sisi AB + kuadrat sisi BC atau
AC² = AB² + BC²
AC² = AB² + BC²
Rumus
untuk mencari panjang sisi alas yaitu :
b²
= c² - a²
Rumus
untuk mencari sisi samping/tinggi segitiga yaitu:
a²
= c² - b²
Rumus
untuk mencari sisi miring segitiga siku-siku yaitu:
c²
= a² + b²
Segitiga
siku-siku
Segitiga siku-siku adalah segitiga yang besar salah satu sudutnya adalah 90 derajat.
Segitiga siku-siku memiliki salah satu sisi yang lebih panjang, Sisi terpanjang dari sebuah bangun datar segitiga disebut sisi miring atau Hipotenusa.
Untuk segitiga siku-siku, kita dapat mengetahui panjang sisi terpanjang (Hipotenusa) dari segitiga tersebut dengan menggunakan rumus Phytagoras.
Segitiga siku-siku adalah segitiga yang besar salah satu sudutnya adalah 90 derajat.
Segitiga siku-siku memiliki salah satu sisi yang lebih panjang, Sisi terpanjang dari sebuah bangun datar segitiga disebut sisi miring atau Hipotenusa.
Untuk segitiga siku-siku, kita dapat mengetahui panjang sisi terpanjang (Hipotenusa) dari segitiga tersebut dengan menggunakan rumus Phytagoras.
Segitiga Siku-siku
C²
= B² + A²
T ripel Phytagoras
Merupakan rangkaian tiga bilangan positif
yang merupakan sisi-sisi dari segitiga siku-siku yang memenuhi dalil
Phytagoras. Bilangan yang terbesar merupakan sisi miringnya.
Untuk segitiga siku-siku di atas, tripel
phytagorasnya adalah :
Pasangan tripel ini berlaku untuk
kelipatannya :
Misal 6, 8, 10 merupakan kelipatan dari 3,
4, 5 yang berarti juga merupakan tripel phytagoras.
Contoh Soal :
1. Pada suatu segitiga ABC siku-siku di titik
A. panjang AB= 4 cm dan AC= 3 cm.
Hitunglah panjang BC !
Jawab :
BC2 = AC2 + AB2
BC2 = 32 + 42
BC2 = 9 + 16
BC2 = 25
BC = 5 cm
Jawab :
BC2 = AC2 + AB2
BC2 = 32 + 42
BC2 = 9 + 16
BC2 = 25
BC = 5 cm
2. Panjang sisi siku-siku dalam segitiga
siku-siku adalah 4x cm dan 3x cm. Jika panjang sisi hipotenusanya 20 cm.
Tentukan nilai x !
Jawab
:
AC2 = AB2 + BC2
202 = (4x)2 + (3x)2
400 = 16x2 + 9x2
400 = 25x2
16 = x2
4 = x
AC2 = AB2 + BC2
202 = (4x)2 + (3x)2
400 = 16x2 + 9x2
400 = 25x2
16 = x2
4 = x
x
= 4
3. Sebuah kapal berlayar ke arah Barat sejauh
80 km, kemudian ke arah utara sejauh 60 km. Hitunglah jarak kapal sekarang dari
jarak semula.
Jawab :
OU2 = OB2 + UB2
OU2 = 802 + 602
OU2 = 6.400 + 3.600
OU2 = 10.000
OU = 100 km
Jawab :
OU2 = OB2 + UB2
OU2 = 802 + 602
OU2 = 6.400 + 3.600
OU2 = 10.000
OU = 100 km
Untuk lebih memahami materi tentang Pembuktian Teorema Pythagoras,
berikut video pembelajaran yang dapat kalian simak untuk menambah
pemahaman kalian tentang Teorema Pythagoras :
Video Pembelajaran Teorema Pythagoras
Sumber : ROFA EDUCATION CENTRE



Tidak ada komentar:
Posting Komentar